Pencanangan Festival Tumbilotohe 2026 di Kota Gorontalo, Tradisi Sakral Sambut Lailatul Qadar

Senin, 16 Maret 2026. 20:30
aditya

101 kali Berita ini dilihat

thumbnail

Kota Gorontalo, 16 Maret 2026 - Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi mencanangkan pelaksanaan Festival Tumbilotohe Tahun 2026/1447 Hijriah sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi budaya yang sarat nilai kearifan lokal dan spiritualitas masyarakat Gorontalo.

Tradisi Tumbilotohe atau pemasangan lampu telah menjadi warisan budaya yang memiliki makna sakral. Kegiatan ini dimaknai sebagai malam penuh suka cita dalam menyambut datangnya malam Lailatul Qadar, malam yang diyakini lebih baik dan lebih mulia dari seribu bulan. Cahaya lampu yang menghiasi lingkungan masyarakat menjadi simbol penerangan dan harapan, sekaligus memperkuat nuansa religius di bulan suci Ramadan.

Festival Tumbilotohe tahun ini diharapkan menjadi event yang menarik dan unik, tidak hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai daya tarik wisata religi. Tradisi khas dan langka ini dinilai memiliki potensi besar untuk dipromosikan kepada wisatawan nusantara hingga mancanegara.

Dalam rangka memeriahkan festival, akan digelar lomba Tumbilotohe antar kelurahan. Penilaian direncanakan berlangsung pada malam kedua pelaksanaan Tumbilotohe. Pemerintah pun mengajak seluruh kelurahan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut, khususnya di masjid-masjid sebagai pusat pelaksanaan tradisi.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Gorontalo, Nuryanto, turut hadir dan ambil bagian dalam malam pencanangan event tahunan yang diselenggarakan di bulan Ramadan ini. Kehadiran tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

Dengan digelarnya Festival Tumbilotohe 2026, diharapkan tradisi ini terus terjaga, berkembang, serta mampu memberikan manfaat sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat Kota Gorontalo.